May 2011
4 posts
I’M OUT CONTROL
Fuck Me Up!!
X : Fuck You !!
Y : .....
X : Don't Give a Fuck With me !!
Y: ......
X : Shit! What the hell are you??
Y : ......
X: Alright, Fuck me Up !!!
Fuck Fuck Fuck can you feel it ?????
Mom : Bla.. Bla.. Bla.. (ask everything about My Girl)
Me : &^%#&^$&^$^% (Just Give A Smile)
Mom : She is Pretty and Look Nice.
Me : Yes, she is and the good thing, She is MINE :D
April 2011
4 posts
My Rival = My Self
Im not want to be anything for anyone, I just want to be something for Someone
March 2011
32 posts
Tired of trying, sick of crying, yeah - I am smiling - but inside I’m...
I’m not a scientist,who smart in science.
I’m not a politician, who...
–
My Mind
I live in my path, a path that was never selected and thought by others.
–
Motivation
It’s a beautiful day, but not as beautiful as me.
Teman adalah Musuh yang belum menyerang kita.
–
Maybe
Now, Is only small world. If I stop and surrender, Yesterday,...
–
My Motivation
God Conversation
TUHAN : Ini TUHAN. AKU mendengar doamu. Jadi AKU ingin berbincang-bincang denganmu.
AKU: Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.
TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.
AKU: Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun.Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
TUHAN : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi Produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, Produktifitas membebaskan waktu.
AKU : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan TUHAN mengajakku chatting seperti ini.
TUHAN : AKU ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, AKU ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.
AKU: OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?
TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.
AKU: Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?
TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
AKU: Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.
TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
AKU : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?
TUHAN: Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung, yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.
AKU : Apa yang menarik dari manusia?
TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya “Mengapa harus AKU?”. Jika
mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya “Mengapa harus AKU?”.
AKU : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini?
TUHAN : Jangan hanya mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukan hanya proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
AKU : Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini ?
TUHAN : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.
AKU : Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.
TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.
AKU : Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.
TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah pada-Ku. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.
TUHAN has signed out.
I dreamed I was dead. Damn, why is it only a dream.
No one know about who I am except me and I am.
–
Me and I am
Hattrick :D
She : Are you Angry?
Me : Hmmm...
She : Oh come on, I'm sorry I'm so sorry :)
Me : It's ok, forget it :)
She : Thank's You. I'll never find better, better than you :)
Me : :D
What matters in life is not what happens to you but what you remember and how...
– Gabriel García Márquez (via kari-shma)